Mengenal Rasulullah

15 Agu

S: Apa pengertian mengenal Rasulullah  ?
J: Pengertian mengenal Rasulullah  adalah iman dan percaya, bahwa Allah swt. mengutusnya ke seluruh makhluk, manusia dan jin, berkebangsaan Arab meupun lainnya dengan petunjuk dan agama yang benar untuk menyalahkan semua agama, sekalipun orang-orang musyrik tidak menyukaina. Beliau telah menyampaikan risalah, memenuhi amanah, membimbing umat dan jujur dalam menyampaikan apa saja yang diterima dari Allah swt. Allah tidak menerima iman seseorang hamba, sekalipun iman kepada Allah kecuali beriman juga kepada Nabi Muhammad dan juga iman kepada semua yang beliau beritakan, baik tentang persoalan-persoalan dunia, barzakh maupun akhirat.
Di dalam hadits disebutkan:
Dari Abu Hurairah r.a. berkata, “Saya telah diperintahkan memerangi orang-orang sampai mereka bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan mempercayai aku serta apa yang aku bawa; apabila mereka telah melakukan hal itu, maka mereka telah memlihara darah dan harta mereka dariku kecuali sebab ahknya dan perhitungan mereka terserah kepada Allah.” (HR. Imam Muslim).
S: Sebutkan nasab Rasulullah  !
J: Beliau adalah Nabi yang ummi (tidak membaca dan tidak menulis), Rasulullah yang berkebangsaan Arab bernama Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthollib bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushaiy bin Kilab bin Murroh bin Ka’ab bin Lu’aiy bin Ghalib bin Fihir bin Malik bin an-Nadleir bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudlor bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan, keturunan Nabi Isma’il as.
Ibu Nabi Muhammad  adalah Aminah bin Wahab bin Abdi Manaf bin Zahroh bin Kilab bin Murroh bin Ka’ab bin Lu’aiy bin Ghalib bin Fihir bin Malik bin an-Nadleir bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudlor bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan.
S: Kapan Nabi Muhammad  lahir?.
J: Rasulullah Muhammad  dilahirkan di Kota Makkah lima puluh malam sesudah peristiwa pasukan gajah menyerang Ka’bah. Ketika beliau mencapai usia empat puluh tahun, Malaikat Jibril turun kepadanya dan Allah mulai mengutus Beliau untuk membawa rahmat ke seluruh makhluk. Beliau tinggal di Makkah selama tiga belas tahun, kemudian berhijrah ke Madinah dan menetap disana selama sebelas tahun. Beliau wafat di Madinah tahun 11 Hijriah dalam usia 63 tahun. Jasad Beliau yang mulia dimakamkan di Madinah. Beliau tetap di dalam kuburnya, mendengar bacaan sholawat dan salam yang ditujukan kepada Beliau. Dalam beberapa hadits disebutkan antara lain:
“Di mana saja kamu semua berada, maka bacalah sholawat kepadaku, sesungguhnya bacaan sholawat kalian itu sampai kepadaku.” (HR. Thabarani).
Dari Ibnu Adiy, sesungguhnya Nabi  bersabda: “Perbanyaklah membaca sholawat kepadaku pada malam Jum’at dan hari Jum’at, sesungguhnya bacaan sholawat kalian itu disampaikan kepadaku.” (HR. al-Baihaqi).
Nabi  bersabda: “Tidak seorang pun mengucapkan salam kepadaku, melainkan Allah mengembalikan ruhku untuk menjawab salam orang tersebut.” (HR. Abu Dawud).
S: Berapakah putera-puteri dan istri Nabi  ?
J: Putera-puteri Nabi Muhammad  ada tujuh, tiga diantaranya putera, yaitu al-Qasim, Abdullah yang bergelar at-Thayyib dan at-Thahir, dan yang ketiga adalah Ibrahim. Semua putera Beliau tersebut wafat dalam usia yang masih kecil. Empat lainnya adalah perempuan, yaitu; Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum dan Fathimah az-Zahro’, puteri Beliau yang paling kecil dan paling mulia. Ia hidup sampai enam bulan sesudah Beliau Nabi wafat. Ibu semua putera-puteri Beliau selain Ibrahim adalah Khadijah al-Kubro binti Khuwailid. Ia pemuka istri-istri Beliau, wanita yang pertama kali menyatakan Islam dan istri Beliau yang pertama.
Adapun istri-istri Beliau yang lain adalah Aisyah putri Abu Bakar, Saudah putri Zam’ah, Hafshah putri Umar bin Khattab, Zainab putri Khuzaimah, Ummi Salamah Hindun putri Abi Umayyah, Zainab putri Jahsyi, Juwairiyyah puteri Abu Sufyan, Shafiyyah puteri Huyaiy dan Maimunah putreri al-Harits al-Hilaliyyah. Istri-istri Beliau sebelas orang. Istri Beliau yang meninggal ketika beliau masih hidup adalah Khadijah dan Zainab puteri Khuzaimah, sedangkan sembilan yang lain meninggal sesudah Beliau wafat.

Keistimewaan
Nabi Muhammad 
S: Apa keistimewaan Nabi Muhammad ?
J: Nabi Muhammad  melebihi semua nabi dengan beberapa keistimewaan, antara lain;
1. Sebagai nabi terakhir, seperti yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad:
“Saya adalah Muhammad, Nabi yang Ummi, tidak ada nabi sesudahku. Saya diberi firman-firman yang lengkap dan pamungkas.” (HR. Ahmad).
2. Orang paling mulia di atas semua makhluk seluruhnya.
3. Penutup para nabi dan rasul, tidak ada nabi sesudahnya dan tidak ada rasul setelahnya.
Imam at-Thurmudzi meriwayatkan;
Dari Abu Sa’id al-Khudriy ia berkat; Rasulullah  bersabda: “Saya adalah pemimpin keturunan Nabi Adam, di hari kiamat nanti saya membawa panji al-Hamd, namun saa tidak bangga diri. Pada hari itu, tak seorang nabi, baik Nabi Adam maupun lainnya kecuali bernaung di bawah panjiku, dan saya adalah orang yang pertama muncul dari bumi, namun saya tidak bangga diri.” (HR. at-Thurmudzi).
Dalam riwayat at-Thurmudzi lain disebutkan:
“Dan saya adalah orang paling mulia diantara orang-orang terdahulu dan orang-orang yang akan datang menurut Allah, tapi saya tidak bangga diri.” (HR. at-Thurmudzi).
4. Risalah Nabi Muhammad  untuk seluruh ummat, baik jin, manusia, bangsa Arab maupun bangsa selain Arab. Dalam hadits disebutkan;
Dari Jabir r.a. ia berkata; Rasulullah  bersabda: “Aku diberi lima perkara yang belum pernah diberikan kepada siapapun sebelumku;
– aku diberi kemenangan dengan ketakutan (di pihak musuh) selama perjalanan satu bulan,
– bumi dijadikan tempat sujud dan suci untukku, maka siapapun ummatku dimana saja mendapat waktu sholat, maka hendaklah sholat,
– dihalalkan untukku harta rampasan perang yang tidak pernah dihalalkan untuk orang sebelumku,
– aku diberi hak memberi syafa’at,
– dan setipa nabi diutus untuk kaumnya saja, sedangkan aku diutus untuk menusia seluruhnya.” (HR. Imam Bukhori dan Muslim).
5. Allah menjadikan umat Nabi Muhammad  sebagai umat terbaik dan syari’atnya menasakh (menghapus) semua syari’at.
Allah swt berfirman:
“Dialah yang Telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai.” (QS. at-Taubah: 33).
Allah swt. juga berfirman:
“Barangsiapa mencari agama selain agama islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali Imron: 85).
Dalam hadits Nabi  dijelaskan:
“Siapapun dari umat ini, Yahudi dan Nashrani yang mendengar tentang aku, kemudian mati dengan tidak beriman terhadap risalahku, maka ia termasuk penghuni neraka.” (HR. Muslim).

bercomentarlah dengan santun dan mendidik

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: