Mu’jizat Nabi Muhammad

15 Agu

S: Apa mu’jizat-mu’jizat Nabi Muhammad ?
J: Mu’jizat Nabi Muhammad  ada banyak, yang paling besar dan terkenal adalah al-Qur’an yang semua makhluk dilemahkan oleh Allah sehingga tidak berdaya menandingi-nya dan membuat semisalna, meskipun mereka ditantang untuk membuat tandinganna dan mencurahkan segala daya mereka dalam memenuhinya. Allah swt. berfirman:
“Katakanlah: ‘Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan Dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain.’” (QS. al-Israa’: 88).
Al-Qur’an adalah mu’jizat yang tetap sampai hari kiamat yang petunjuknya tetap eksis, daya melemahkanna msih tetap berlangsung terus, keajaiban-keajaibannya tidak pernah habis terungkap, di dalamnya sarat berita orang-orang terdahulu dan orang-orang akan datang serta sesuai untuk segala zaman sampai hari kiamat.
Termasuk mu’jizat Nabi Muhammad  yangjelas adalah terbelahnya rembulan. Peristiwa itu terjadi sebagi jawaban permintaan orang-orang kafir Mekah agar beliau memper-lihatkan suatu bukti atas kebenaran kenabiannya, berupa terbelahnya rembulan. Beliau berdo’a kepada Allah, lalu rembulan terbelah menjadi dua, dan orang-orang kafir Makah itu melihat dengan mata kepala mereka. Beliau bersabda, “Saksikanlah!” kemudian orang-orang kafir itu bertanya kepada segenap penduduk, “Apakah mereka melihat terbelahnya bulan itu?’ mereka memberi jawaban bahwa mereka menyaksikannya. Orang-orang kafir tersebut berkata, “Muhammad menghipnotis penduduk bumi ini.” Kemudian Allah menurunkan ayat:
“Telah dekat datangnya saat itu dan Telah terbelah bulan. Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: “(Ini adalah) sihir yang terus menerus.” (QS. al-Qalam: 1-2).
Diantara mu’jizat Nabi Muhammad  yang terkenal adalah pancaran air dari sela jari jemarinya yang mulia yang terjadi berulang kali, antara lain seperti yang diceritakan oleh Imam Bukhari:
Dari Jabir r.a. sesungguhnya ia berkat: “Orang-orang di saat ber-perang Hudaibiyyah merasakan kehausan, sedangkan di tangan beliau ada teko (ceret), tempat air wudlu. Orang-orang datang menghadap kepada beliau, dan beliau bertanya, ‘ada urusan apa?’ Mereka menjawab, ‘Ya Rasulullah, kita tidak memiliki air yang cukup untuk wudlu dan minum kecuali air yang ada di dalam teko Rasulullah itu’. Kemudian Beliau meletakkan tangannya di dalam teko dan airpun mulai memancar dari jari jemarina seperti mata air, lalu kami minum dan berwudlu. Jabir bertanya, ‘Berapa jumlah kalian waktu itu?’ ia menjawab, ‘Andaikata jumlah kami waktu itu 100.000 orang, pasti air itu mencukupi kami, tapi waktu itu kami berjumlah 1.500 orang.” (HR. Bukhori).
Termasuk mu’jizat terkenal Rasulullah  adalah rintihan potongan batang pohon yang dibuat sandaran nabi  saat berkhutbah; ketika beliau membuat mimbar dan duduk di atasnya, maka potongan batang pohon tersebut merintih seperti rintihan onta betina pada anaknya. Dalam riwayat yang lain: batang kayu itu mengoak seperti suara sapi, sehingga masjid menjadi bergetar. Kemudian Rasulullah mendekatinya dan menenangkannya lalu batang kayu itu diam. Selanjutnya Rasulullah bersabda:
“Demi Dzat yang jiwaku di tangan kekuasaan-Nya, apabila aku tidak menenangkannya, maka batang kayu itu akan tetap merintih sampai hari kiamat karena kecewa (sedih) terhadap Rasulullah .”
Sebagian disebutkan dalam hadits riwayat at-Turmudzi, Baihaqi dan lainnya.

Sifat Fisik Rasulullah 
S: Apa sifat-sifat fisik Rasulullah  ?.
J: Para ulama menfatwakan bahwa sesungguhnya bagian dari iman yang sempurna terhadap nabi Muhammad  adalah mempercayai bahwa Allah swt. menciptakan jasad Nabi Muhammad yang mulia dalam rupa yang tidak ada kesama-annya, sebelum dan sesudahnya. Beliau diciptakan Allah swt. dengan bentuk dan rupa yang paling indah yang mencakup seluruh keindahan dan ketampanan.
Rasulullah  adalah orang yang paling tampan dan menawan bila dipandang dari jauh, dan sangat bagus dan manis bila dipandang dari dekat.
Al-Barro’ bin Azib berkata: “Aku belum pernah melihat orang berjamban hitam dan berbaju merah yang lebih bagus daripada Rasulullah .”
Abu Hurairoh berkata: “Saya tidak melihat sesuatu yang lebih indah daripada Rasulullah  seolah-olah matahari bergerak di wajahnya, dan ketika tersenyum wajahnya berkilau seperti bulan purnama.”
Anas bin Malik r.a berkata: “Saya tidak menyentuh sutra yang lebih halus dari pada telapak tangan Rasulullah , dan saya tidak pernah mencium aroma apapun yang lebih harum dari pada Rasulullah .”
Ali bin Abi Thalib Karromallahu Wajhahu apabila me-lukiskan fisik Rasulullah  selalu berkat: “Rasulullah tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek, sedang perawakannya di antara kelompok setiap orang, rambutnya tidak kriting dan tidak lurus, tetapi mirip berombak, tidak terlalu gemuk badannya dan tidak terlalu bulan wajahnya, lembut pipinya dan berwarna putih kemerahan, sangat hitam dan lebar matanya serta lentik bulu matanya, berambut dadanya, indah dan besar pangkal pundaknya. Apabila menoleh, maka menoleh secara sempurna dan jika berjalan agak bergoyang dan tegap. Di antara dua pundaknya terdapat tanda kenabian. Belaiu Nabi akhir, penutup nabi-nabi, lapang dada, tanggap dan fasih, lembut wataknya dan bagus pergaulan-nya, orang yang melihatnya secara spontan pasti takut karena wibawanya dan orang yang biasa bergaul dengannya pasti mencintainya. Orang yang melukiskan beliau akan berkata; ‘saya belum pernah melihat orang seperti beliau, sebelum maupun sesudanya’” (HR. Tirmidzi).
Hindun bin Abu Halah r.a berkata: “Rasulullah  adalah gagah perkasa, wajahnya bersinar bagai sinar bulan purnama, besar kepalanya, berombak rambutnya, bersih kulitnya, luas dahinya, mancung hidungnya, lebat jenggotnya, manis mulutnya, lembut rambut dadanya, rata giginya, sedang perawakannya, perut dan dadanya sejajar, besar pergelangan tangannya, lebar telapak tangannya, manis jari jemarinya, dan cantik telapak kakinya, pandangannya ke bawah lebih lama daripada pandangannya ke atas, cara memandangnya biasa sepintas (melirik), mengutamakan sahabat-sahabatnya, dan lebih dahulu mengucapkan salam kepada orang yang dijumpainya.”

bercomentarlah dengan santun dan mendidik

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: